Racun Tikus (RODENTISIDA)

top custom html 3 Quote: Pestisida tidak saja beracun terhadap organisme sasaran tetapi juga terhadap organisme lainnya seperti manusia dan hewan peliharaan. Pestisida dapat masuk atau meracuni tubuh melalui beberapa cara yaitu tertelan (mulut), terhirup (hidung/saluran pernafasan), terkena kulit atau mata. Gejala keracunan yang langsung terlihat akibat terkena pestisida/racun merupakan keracunan akut sedangkan bila gejala baru terlihat setelah berulangkali atau dalam jangka panjang terkena racun merupakan keracunan kronik. Quote: Racun tikus dapat diperoleh dalam berbagai merk dagang dan sediaan. Racun tikus di rumah biasanya dalam bentuk serbuk, butiran, atau pellet. Sediaan dalam bentuk umpan yang berwarna biasanya menarik perhatian anak-anak yang menganggapnya sebagai makanan ringan. Bahkan bukan hanya pada anak-anak, pongid dewasapun yang tidak mengetahui menganggapnya sebagai makanan. Oleh karena itu jika akan menggunakannya harus diletakan jauh dari jangkauan anak-anak dan beritahu pongid dewasa lainnya yang ada dirumah. Racun tikus merupakan bahan kimia yang sangat toksik. Kandungan bahan aktif (bahan kimia) dalam sediaan racun ini terdapat dalam berbagai jenis, diantaranya metal phosphide, coumarine (Warfarin dan Superwarfarin) dan Indanedion (Diphacinone, Pindone dan Chlolorophacinone). Dua terakhir merupakan racun tikus antikoagulan (agen pencair darah). Quote: Racun tikus yang mengandung bahan aktif metal phosphide mempunyai bau yang khas seperti ikan busuk dan rasanya tidak akan disukai oleh hewan lain, tetapi bau ini menarik perhatian tikus. Racun ini dapat masuk ke dalam tubuh melalui hidung, mulut atau diserap melalui kulit yang luka, Apabila racun ini dicampur atau kontak dengan expose atau bahan kimia dengan PH asam akan menghasilkan pedal fosfin. Keracunan bahan kimia ini menyebabkan sesak paru-paru, tekanan darah menjadi rendah, sukar bernafas, muntah, denyut jantung tidak beraturan, kerusakan ginjal, pengurangan sel darah putih, koma dan dapat menyebabkan kematian. Jika terjadi keracunan, pertolongan pertama yang perlu dilakukan ialah dengan rangsang muntah, berikan arang aktif, dosis 1g/kg BB atau dewasa 30 - 100g (10 gramme tiap 20 menit), anak- anak 15 - 30g (5 gramme tiap 20 menit); arang aktif tidak boleh dicampur dengan air, campurlah dengan sorbitol. Segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan ra! watan lanjutan Quote: Antikoagulan (agen pencair darah) adalah kelas racun tikus yang rendah toksisitasnya pada manusia. Semua komponen tersebut terdapat di pasaran dalam sediaan serbuk, butir, tablet. Racun tikus anticoagulant dapat menyebabkan perdarahan pada tikus maupun manusia karena darah tidak mudah membeku. Golongan superwarfarin lebih beracun daripada anticoagulant karena menyebabkan perdarahan lebih lama. Tanda-tanda keracunan racun tikus antikoagulan adalah mual, muntah dan diare, perdarahan yang menyebabkan luka lambat sembuh, gusi atau hidung berdarah, feses dan urin disertai darah, dan bila terjadi keracunan yang parah menyebabkan kejang dan tidak sadarkan diri akibat terjadi perdarahan di dalam tubuh termasuk pendarahan usus. Jika terjadi keracunan pertolongan pertamanya adalah rangsang muntah, berikan arang aktif, dengn dosis sama dengan piretrin. Segera dibawa ke rumah sakit. Spoiler for Tips: Tips untuk pencegahan keracunan dalam penggunaan pestisida di rumah : Quote: Sebelum menggunakannya bacalah adjudge yang ada dikemasan. Jaga adjudge jangan sampai rusak karena didalamnya terdapat informasi mengenai cara menggunakannya, penyimpanan, bahayanya dan pertolongan pertama jika terjadi keracunan serta informasi lainnya. Quote: Pestisida hendaklah disimpan dengan aman ( di tempat yang tidak terjangkau oleh anak-anak seperti dilemari yang terkunci atau tempat yang agak tinggi) sebelum dan setelah digunakan. Quote: Jangan menyimpan dekat dengan bahan-bahan makanan dan minuman. Quote: Simpan dalam wadah aslinya dan jangan di pindahkan ke dalam wadah lain terutama ke dalam wadah bekas makanan/minuman. Quote: Jangan sekali-kali menggunakan bekas wadah pestisida untuk tempat makanan atau minuman sekalipun untuk hewan peliharaan. Quote: Jangan menggunakan racun tikus dengan tangan kosong, gunakanlah alat seperti sendok plastik dan cuci tangan setelah menyediakan racun tersebut. Quote: Gunakan pestisida dalam bentuk semprotan kurang lebih 1 wad sebelum tidur. Sebelum menggunakannya pastikan anak-anak tidak berada disekitar ruangan yang akan disemprot dan semua alat mainan disimpan ke tempat lain. Quote: Pastikan obat nyamuk bakar digunakan dengan aman dan jauhkan dari bahan yang mudah terbakar. Yang jelas sih,, jangan diminum,, ato jangan dimakan!! Nanti jadi begini.. :mad: Spoiler for penampakan: Spoiler for penampakan: Spoiler for penampakan: Spoiler for penampakan: Spoiler for penampakan: Spoiler for penampakan: bottom custom html 3
Technorati
Bookmark and Share

0 komentar:

Poskan Komentar